Rabu, 23 Oktober 2019

selamat pagi dari delapan agustus dua ribu sembilan belas


8 agustus 2019

pagi tadi motor saya mogok setelah berjalan kira-kira 500 meter dari kos. kemudian saya dihampiri pak polisi. di tengah kepasrahan hati, saya sempat ngobrol ringan dengan pak polisi lalu lintas tersebut yang ternyata hari ini berjaga di jalan depan polrestabes, pas di tempat motor saya mogok. disela beliau membantu saya menyalahkan mesin, saya memberanikan diri mengajak beliau bercakap. basa-basi saya menanyakan tugas beliau apa saja. tugasnya sederhana yaitu membantu orang-orang untuk menyeberang jalan.

beliau sudah sekitar 4 tahun berjaga di titik-titik jalan ramai maupun sepi. dulu, beliau adalah penyidik andalan, namun karena suatu hal, beliau dipindahtugaskan dan menduduki jabatan seperti sekarang. beliau awalnya terpuruk ketika diberi amanah hanya menjadi polantas. sangat jauh gengsinya dibandingkan jabatan terdahulu. tatapannya sempat kosong, sedikit sedih lalu saya tidak berani membuka obrolan lagi. saya bersiap pamit, tak enak hati. kemudian beliau menyampaikan sesuatu yang membuat saya terdiam seribu bahasa.

“mas, saya awalnya shock, down, dan merasa terhina. jabatan saya tak seberapa, rekan sejawat saya sudah banyak yang menduduki level tinggi. tapi saya ingat satu hal mas. ini kehendak allah. sekuat apapun saya melawan, ini adalah amanahnya. lalu saya jalani hari dengan rasa syukur, ikhlas, dan di benak berkata bahwa ini rezeki saya. saya berdoa setiap hari agar bisa dengan senang hati menjalaninya. saya pun berpikir, tugas yang hanya membantu orang menyeberang jalan pun jika dilakukan dengan ikhlas akan mendatangkan pahala. mas, hikmah dari suatu kejadian itu pasti ada. yakini ini ya mas. mas tahu, ketika saya selesai membantu orang menyeberang jalan kemudian orang tersebut mengucapkan rasa terima kasih dan tersenyum manis, itulah indahnya pekerjaan ini mas. levelnya melebihi gaji yang saya dapatkan tiap bulan. saya benar-benar bahagia.”

saya terdiam dan tak lama mesin motor menyala. saya pamit sambil tersenyum seraya mengucapkan terima kasih atas obrolan singkat pagi ini. hati saya haru bahagia, pak polisi memberikan saya pelajaran yang sangat berharga. ambilah hikmah dari setiap kejadian, cintai pekerjaanmu, dan perbanyak rasa syukur. semoga Tuhan senantiasa menambahkan rasa nikmat dan pahala berlimpah kepadanya, aamiin.

polisi itu baik 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar