8 agustus 2019
pagi tadi motor saya mogok setelah berjalan kira-kira 500 meter dari
kos. kemudian saya dihampiri pak polisi. di tengah kepasrahan hati, saya sempat
ngobrol ringan dengan pak polisi lalu lintas tersebut yang ternyata hari ini
berjaga di jalan depan polrestabes, pas di tempat motor saya mogok. disela beliau
membantu saya menyalahkan mesin, saya memberanikan diri mengajak beliau
bercakap. basa-basi saya menanyakan tugas beliau apa saja. tugasnya sederhana
yaitu membantu orang-orang untuk menyeberang jalan.
beliau sudah sekitar 4 tahun berjaga di titik-titik jalan ramai
maupun sepi. dulu, beliau adalah penyidik andalan, namun karena suatu hal, beliau dipindahtugaskan dan menduduki jabatan
seperti sekarang. beliau awalnya terpuruk ketika diberi amanah hanya menjadi
polantas. sangat jauh gengsinya dibandingkan jabatan terdahulu. tatapannya
sempat kosong, sedikit sedih lalu saya tidak berani membuka obrolan lagi. saya
bersiap pamit, tak enak hati. kemudian beliau menyampaikan sesuatu yang membuat
saya terdiam seribu bahasa.
“mas, saya awalnya shock, down, dan merasa
terhina. jabatan saya tak seberapa, rekan sejawat saya sudah banyak yang
menduduki level tinggi. tapi saya ingat satu hal mas. ini kehendak allah.
sekuat apapun saya melawan, ini adalah amanahnya. lalu saya jalani hari dengan
rasa syukur, ikhlas, dan di benak berkata bahwa ini rezeki saya. saya berdoa
setiap hari agar bisa dengan senang hati menjalaninya. saya pun berpikir, tugas
yang hanya membantu orang menyeberang jalan pun jika dilakukan dengan ikhlas
akan mendatangkan pahala. mas, hikmah dari suatu kejadian itu pasti ada. yakini
ini ya mas. mas tahu, ketika saya selesai membantu orang menyeberang jalan
kemudian orang tersebut mengucapkan rasa terima kasih dan tersenyum manis,
itulah indahnya pekerjaan ini mas. levelnya melebihi gaji yang saya dapatkan
tiap bulan. saya benar-benar bahagia.”
saya terdiam dan tak lama mesin motor menyala. saya pamit sambil
tersenyum seraya mengucapkan terima kasih atas obrolan singkat pagi ini. hati
saya haru bahagia, pak polisi memberikan saya pelajaran yang sangat berharga.
ambilah hikmah dari setiap kejadian, cintai pekerjaanmu, dan perbanyak rasa
syukur. semoga Tuhan senantiasa menambahkan rasa nikmat dan pahala berlimpah
kepadanya, aamiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar