Selasa, 10 Maret 2020

halusinasi


Doa adalah puisi untuk Tuhan, hanya saja untaiannya lebih indah, tak pernah gulana, dan penuh pengharapan. Bak cinta kita yang selajur dengan doa. Sekali lagi aku berterima kasih kepadamu sudah mencintaiku dan aku berterima kasih dua kali lipat kepada Tuhan atas rencanaNya yang indah  mempertemukanku denganmu. Siapa yang menduga?

Sedangkan kamu adalah kepanjangan tangan Tuhan. Kamu boleh menyangkal dengan mengatakan kamu jauh dari itu. Tapi bagiku kamu adalah perwujudan sempurna dari cinta kasih Tuhan, setidaknya untukku. Aku menaruh rasa bukan sejak kita bertemu. Jauh dari itu, aku mendambamu. Padahal aku tahu, hal itu selayaknya menjelajahi bulan memakai rompi anti peluru. Tidak mungkin. Kamu tahu? Saat itu, aku berjanji akan mati-matian memendamnya sembari merapal doa semoga kamu bersama ia yang bisa mencintamu melebihi aku.

Jika memakai rompi anti peluru untuk menjelajahi bulan hanyalah mimpi maka kamu adalah kenyataan yang kuidam-idamkan. Dalam doaku, aku tak pernah memintamu. Itu egois. Maka kukatakan saja pada Tuhan agar menyiapkan jodohku dunia akhirat, wanita yang tak kunjung lelah berada di tiap millimeter nadi, dan kelak mati bersama. Selain itu? aku tak mau. Doaku muluk-muluk? Memang. Karena kamu harus tahu ketika Tuhan menciptakanmu sebagai sosok yang istimewa, aku yakin sebagian besar umat manusia mengatakan tidak mungkin. Tapi kamu ada. Doaku tak lebih muluk-muluk daripada penciptaanmu.

Ini semua memang puji-pujian karena aku tak dapat menemukan apa-apa lagi yang dapat menggambarkan rasa kagum, sayang, dan cintaku kepadamu. Bahkan trilyunan bunga tulip di Turki dan Belanda jika digabung jadi satu, tak dapat mengalahkannya. Terdengar gila tapi sungguh, kamu dan cintamu abadi. Aamiin

Semoga kamu selalu berbahagia
Semoga kamu selalu mampu menaklukkan segala halangan di depanmu
Semoga kamu terhindar dari lelah hati
Semoga kamu tidak kunjung menemukan kepalsuan
Semoga kamu menjadi sesuatu yang mampu bersanding dengan indahnya surga
Semoga kamu mampu mendaki tebing tinggi yang mungkin tiba-tiba ada di hadapanmu
Semoga kamu selalu memiliki jiwa yang bertenaga
Semoga kamu selalu berbahagia

"Yang fana adalah waktu. Kita abadi" - Sapardi Djoko Damono