aku mencintaimu
dari ujung kuku kaki sampe akhir helai rambutmu
aku menyayangimu
dari kata yang tak terucap sampai desah pertanda lelah
kapan hari kamu mengeluh
tentang cucumu yang mempermainkanmu
ibu, dia tidak begitu
dia mengajakmu bercanda dan menebar pahala
meski
aku tak tahu yang sebenarnya
semenjak lebaran kita belum bertemu
bukannya aku tak rindu masakan atau suara batukmu
aku hanya melatih diri
seberapa kuat aku dapat jauh darimu
dan aku minta maaf
sampai kapanpun pemberianmu tak dapat aku kalahkan
kamu pun tak menyuruhku mengalahkan
selain menyarankan memulai hari dengan doa
-agar mengalahkan dunia
nggg, bulan lalu kamu berkabar
minta didoakan
ibu,
tanpa kamu minta
tiap doaku ada namamu
dan juga bapak, mbak, keluarga besar kita
-namamu yang kusebut pertama
tersenyumlah,
anak-anakmu di sini dapat mengisi harinya dengan bersyukur meski jauh darimu
mereka yakin, manusia pada awalnya adalah sendirian
Je te aime