Senin, 20 Juli 2020

Hei Pak Sapardi

hujan masih turun di bulan juni
rintiknya makin deras di bulan juli
hujan yang aku yakin pencintamu lebih memilih hidup kekeringan
aku dan kumpulan puisimu yang selama belasan tahun menjadi payung dini hari
ikut ikutan bergerimis

sepertinya pandemi tak cukup memuramkan dunia
walaupun aku yakin betul semua ada saatnya
delapan puluh tahun itu lama
meski sebagian berkata singkat 
mereka yang berharap kata kata turun
dari seseorang yang disebut tak ada bandingan

yang fana adalah waktu. kita abadi
senyum tulusmu adalah rangkaian puisi
mari coba rahasiakan rintik rindunya
meski aku yakin sia sia
karena 
bait bait indahmu akan abadi
namamu tak kan henti mewangi
tak hanya di bulan juni

hiduplah seribu tahun lagi pak sapardi
jason ranti belum ngopi dengan sederhana 
dengan murid cantikmu di ui

Tidak ada komentar:

Posting Komentar