pada perjalanan panjang aku menaruh
harapan. aku berpapasan dengan pertukaran rasa yang tak seimbang. aku gamang
padahal sebelumnya aku selalu bisa terbang. meneruskan bisa jadi hanya menambah
luka tak nampak. sedang berhenti juga tak bisa menyejukkan hati.
rasanya pasti akan lebih membahagiakan
ketika rasa ini saling bertemu manja. seduhannya mungkin akan lebih manis jika
hati saling menggubris. ini tidak, jatuh cinta sendirian adalah kontradiktif
sadis.
kamu boleh merasa di atas angin karena
tidak ada manusia yang menganggapmu dingin. semua menganggapmu perhiasan yang
bisa mereka simpan sebagai investasi di masa depan. kamu tentu saja boleh
mengesampingkan cinta karena mungkin kamu tak ingin terluka. tak apa, biar aku
dan mereka saja. aku sudah biasa dan mereka bukan siapa-siapa.
aku ingin menjauhimu. aku ingin kamu
menjadi sesuatu yang aku benci atau jika itu tak bisa, aku bersedia menjadi
sesuatu yang kamu benci. kita sama-sama benci. aku ingin kamu melibasku dengan
jutaan perih. aku ingin kamu meludahiku dengan air matamu yang suci. aku ingin
kamu tampar dengan senyummu yang tak pernah melelahkan. aku ingin segala hal
yang mungkin dengan itu, hatiku bisa benar-benar beranjak. bukan sekadar
berucap tapi hati selalu berharap.
aku ingin melihatmu dalam gelap supaya aku
bisa meneriakimu satu kalimat. aku cinta kamu! kemudian aku mendadak berbalik
tak melirik. hanya disertai tangis dan derasnya gerimis. tanpa meminta jawaban,
hanya ingin agar kamu tak memiliki beban.
sudahlah, aku akan terus berasumsi. aku tak
akan pernah mengharap pamrih. biar kamu tahu betul cintaku unggul. biar kamu
tahu bahwa aku yang melankolis tidak melulu menangis. aku lelaki dengan banyak
bekas luka tapi tak akan pernah merasakan sakit yang sia-sia.
aku berterima kasih kepadamu. berkat semua
ini, aku jadi tahu arti menunggu. meskipun menungguku nanti tidak berbuah
manis, tak apa. sekali lagi aku sampaikan bahwa seseorang yang benar-benar
mencinta tidak akan pernah merasakan perihnya teriris. ia akan selalu merasakan
senyum termanis karena ia paham ketika hati tergerak untuk berjuang, tidak akan
ada sesuatu yang hilang. malah akan menambahkan satu hal: hikmah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar