tentang luka
yang masih menganga
yang masih terbungkus duka
yang masih di tempatnya
percayalah bahwa tiap sakit yang didera adalah hikmah
namun tergantung dirimu yang sedari tadi tak berhenti
meratapi bulirbulir beku air matamu sendiri
lukamu tak seberapa
aku tak membandingkan
aku hanya ingin dirimu kuasa
aku hanya mau keluhmu tiada
aku hanya coba meredakan
daripada harus tiap mendengar tentangnya
kemudian sedikit demi sedikit
dirimu abaikan mulutku yang sedari tadi
mencoba menghiburmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar