Senin, 05 Januari 2015

Pain

Tetes demi tetes rinai hujan gerimis sore tadi  melambangkan darah yg sebentar lagi habis.

Seharusnya kita merayakan hujan, tepat di belakang kopi, teh, dan beberapa biskuit renyah. Meski kau selipkan racun diantaranya, aku tak akan binasa.

Tapi kau.....

Menelan racun yang kau siapkan sendiri. Dan aku mengikutimu mati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar